Senin, 22 Desember 2014

Mengurangi Kemacetan, Pemda Jateng Buat Angkutan Umum Bawen - Semarang



Ungaran – Sekarang ini tidak dipungkiri bahwa jumlah kendaraan pribadi sudah terlampau banyak. Arus lalu lintas di jalan pun tak jarang mengalami kemacetan yang panjang, apalai bila memasuki musim atau hari-hari tertentu. Tak terkeculai arus lalu lintas di Jawa Tengah, khususnya Ungaran.

Menanggapi hal ini pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan berencana mengembangkan angkutan aglomerasi di Jawa Tengah guna mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya. Dalam upaya melakukan pengembangan ini, pemerintah Jawa Tengah memfokuskan menjadikan kendaraan angkutan antardaerah yang memiliki harga tiket murah dan akan berhenti pada titik-titik atau halte yang ditentukan.

Untuk Daerah Ungaran sendiri akan diadakan penambahan koridor Semarang – Bawen, guna mendukun rencana ini pemerintah Jawa Tengah telah dialokasikan anggaran senilai Rp 28 miliar yang berasal dari APBD jateng Perubahan 2014 dan APBD Jateng murni 2015.

Koridor-koridor Semarang – Bawen menjadi prioritas utama pengembangan angkutan aglomerasi di Jateng karena besarnya potensi permintaan pelayanan angkutan umum pada koridor tersebut dari dan ke pusat kegiatan.

Alokasi anggaran antara lain, diperuntukkan pengadaan 25 unit armada bus senilai Rp 15 miliar, pembangunan halte Rp 4,6 miliar, dan biaya operasional selama satu tahun Rp 7,4 miliar.

Dalam layanannya nanti angkutan Semarang – Bawen akan terintegrasi dengan koridor layanan BRT Trans Semarang koridor 1 (Mangkang – Penggaron) koridor 2 (Terboyo – Sisemut Ungaran), dan koridor 3 (Tanjung Emas – Kaliwiru – Simpang Lima). (POS)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar